Tata Cara Niat Sholat Sunat Dhuha Lengkap Dengan Doanya

Advertisement
Advertisement
Tata Cara Niat Sholat Sunat Dhuha Lengkap Dengan Doanya - Sholat dhuha adalah merupakan sholat sunat yang di laksanakan pada waktu setelah terbitnya matahari sampai menjelang waktu dzuhur ( jawal) namun alangkah baiknya kalau sholat dhuha di laksanakannya ketika terbentangnya matahari hingga mengarah ke arah barat atau sekitar 15 menit setelah terbitnya matahari.

Sholat duha memiliki banyak manfaat dan keutamaan sehingga Rosululloh SAW sangant menganjurkan kepada umatnya untuk melaksanakan sholat dhuha setiap hari dengan jumlah rakaat minimal 2 rakaat hingga 12 rakaat, sebagai mana terdapat dalam salah satu hadits yang atrinya:

Dari Anas bin Malik, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:“Barangsiapa mengerjakan shalat Dhuha sebanyak 12 rakaat, maka ALLAH akan membangunkan untuknya istana di surga”. [HR. Turmuzi dan Ibnu Majah, hadis hasan].

Tata Cara Niat Sholat Sunat Dhuha Lengkap Dengan Doanya

Nah saudara kami seiman dan seperjuangan barangkali masih ada di antara kita yang masih belum paham tata cara lafadz niat dan pelaksanaan sholat dhuha setra bacaan doanya dalam tulisan bahasa arab, latin lengkap dengan artinya. Adapun tata cara sholat dhuha itu sama dengan sholat-sholat biasa hanya lafadz niatnya saja yang membedakannya seperti:

Tata Cara pelaksanaan Shalat Dhuha :
Niat sholat dhuha didalam hati berbarengan dengan Takbiratul ihram :

اُصَلِّى سُنَّةَ الضَّحَى رَكْعَتَيْنِ ِللهِ تَعَالَى


USHOLLI SUNNATADH DHUHAA ROK'ATAINI LILLAAHI TA'AALA

Artinya : Aku niat shalat sunat dhuha dua rakaat, karena Allah Ta'ala

Membaca doa Iftitah

Membaca surat al Fatihah

Membaca satu surat didalam Alquran. Afdholnya rakaat pertama membaca surat Asy-Syam dan rakaat ke-2 surat Al Lail

Ruku’ dan membaca tasbih tiga kali

I’tidal dan membaca bacaannya

Sujud pertama dan membaca tasbih tiga kali

Duduk diantara dua sujud dan membaca bacaanya

Sujud ke-2 dan membaca tasbih tiga kali

Sesudah rakaat kesatu selesai, melaksanakan rakaat ke-2 layaknya seperti di atas, seterusnya

Tasyahhud akhir sesudah selesai sehingga membaca salam dua kali.

Rakaat-rakaat seterusnya dilakukan sama seperti sampel di atas.

Bacaan Doa Sholat Dhuha Kumplit Bahasa Arab – Bahasa Indonesia dan Artinya

اَللهُمَّ اِنَّ الضُّحَآءَ ضُحَاءُكَ، وَالْبَهَاءَ بَهَاءُكَ، وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ، وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ، وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ، وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ. اَللهُمَّ اِنْ كَانَ رِزْقَى فِى السَّمَآءِ فَأَنْزِلْهُ وَاِنْ كَانَ فِى اْلاَرْضِ فَأَخْرِجْهُ وَاِنْ كَانَ مُعَسَّرًا فَيَسِّرْهُ وَاِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ وَاِنْ كَانَ بَعِيْدًا فَقَرِّبْهُ بِحَقِّ ضُحَاءِكَ وَبَهَاءِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ آتِنِىْ مَآاَتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ


ALLAHUMMA INNADH DHUHA-A DHUHA-UKA, WAL BAHAA-A BAHAA-UKA, WAL JAMAALA JAMAALUKA, WAL QUWWATA QUWWATUKA, WAL QUDRATA QUDRATUKA, WAL ISHMATA ISHMATUKA. ALLAHUMA INKAANA RIZQI FIS SAMMA-I FA ANZILHU, WA INKAANA FIL ARDHI FA-AKHRIJHU, WA INKAANA MU’ASARAN FAYASSIRHU, WAINKAANA HARAAMAN FATHAHHIRHU, WA INKAANA BA’IDAN FA QARIBHU, BIHAQQIDUHAA-IKA WA BAHAAIKA, WA JAMAALIKA WA QUWWATIKA WA QUDRATIKA, AATINI MAA ATAITA ‘IBADIKASH SHALIHIN.

Artinya : “Ya Alloh, sesungguhnya kala dhuha yakni saat Dhuha-Mu, keagungan merupakan Keagungan-Mu, keindahan yakni Keindahan-Mu, kemampuan yaitu Kekuatan-Mu, penjagaan merupakan Penjagaan-Mu, Ya Alloh, bila rezekiku berada diatas langit sehingga turunkanlah, seandainya berada di dalam bumi sehingga keluarkanlah, jika sukar mudahkanlah, jika haram sucikanlah, bila jauh dekatkanlah dgn kebenaran Dhuha-Mu, Kekuasaan-Mu (Wahai Tuhanku), datangkanlah padaku apa yg Engkau datangkan pada Hamba-hambaMu yg soleh”.

Keutamaan dan Keistimewaan shalat Dhuha
Ada tidak sedikit Hadits Rasulullah saw yg membahas mengenai keutamaan shalat Dhuha, sekian banyak di antaranya :
1. Suatu rumah di surga
Bagi yg rajin mengerjakan shalat Dhuha, sehingga dirinya bakal dibangunkan suatu rumah di dalam surga. Faktor ini dijelaskan dalam suatu hadits Nabi Muahammad saw : "Barangsiapa yg shalat Dhuha jumlahnya empat rakaat & empat rakaat diawal mulanya, sehingga dirinya bakal dibangunkan suatu rumah di surge." (Shahih Al-Jami` : 634)

2. Ghanimah (keuntungan) yang agung
Dari Abdullah Badan Intelijen Negara `Amr Badan Intelijen Negara `Ash radhiyallahu `anhuma, beliau bersabda : "Rasulullah saw mengirim suatu pasukan perang. Nabi saw bersabda : "Perolehlah keuntungan (ghanimah) dan cepatlah kembali!. Mereka hasilnya saling berkata menyangkut dekatnya maksud(area) perang dan sebanyak ghanimah (keuntungan) yg bakal diperoleh dan segera kembali (lantaran dekat jaraknya).

Dulu Rasulullah saw bersabda; "Maukah kalian saya perlihatkan pada maksud paling dekat dari mereka (musuh yg bakal diperangi), paling tidak sedikit ghanimah (keuntungan) nya dan langsung kembalinya? Mereka menjawab; "Ya! Rasul bersabda lagi : "Barangsiapa yg berwudhu', selanjutnya masuk ke dalam masjid buat laksanakan shalat Dhuha, beliau lah yg paling dekat tujuanannya (lokasi perangnya), lebih tidak sedikit ghanimahnya dan lebih segera kembalinya." (Shahih Al-Targhib : 666)

3. Pahala Umrah
Dari Abu Umamah ra bahwa Rasulullah saw bersabda : "Barangsiapa yg ke luar dari rumahnya dalam kondisi bersuci buat melakukan shalat wajib, sehingga pahalanya seperti seseorang yg laksanakan haji. Barangsiapa yg ke luar buat lakukan shalat Dhuha, sehingga pahalanya seperti orang yang laksanakan `umrah....(Shahih Al-Targhib : 673).

Dalam satu buah hadits yg lain disebutkan bahwa Nabi saw bersabda : "Barangsiapa yg mengerjakan shalat fajar (shubuh) berjamaah, selanjutnya beliau(sesudah usai) duduk mengingat Allah sampai terbit matahari, dulu beliau shalat dua rakaat (Dhuha), beliau memperoleh pahala seperti pahala haji dan umrah; sempurna, sempurna, sempurna" (Shahih Al-Jami` : 6346).


4. Sedekah bagi semua persendian badan manusia
Dari Abu Dzar Al-Ghifari ra, dirinya bicara bahwa Nabi Muahammad saw bersabda : "Di tiap-tiap sendiri seseorang dari anda terdapat sedekah, tiap-tiap tasbih (ucapan subhanallah) yakni sedekah, tiap-tiap tahmid (ucapan alhamdulillah) yakni sedekah, tiap-tiap tahlil (ucapan lailahaillallah) merupakan sedekah, tiap-tiap takbir yakni sedekah, menyuruh terhadap kebaikan ialah sedekah, mencegah dari kemungkaran ialah sedekah. dan dua rakaat Dhuha dikasih pahala" (HR Muslim).

5. Memperoleh ganjaran di sore hari
Dari Abu Darda' ra, dia berbicara bahwa Rasulullah saw bersabda : "Allah ta`ala berfirman : "Wahai anak Adam, shalatlah Untuk-Ku empat rakaat dari awal hri, sehingga Saya dapat mencukupi kebutuhanmu (ganjaran) terhadap sore harinya" (Shahih Al-Jami : 4339).

Dalam satu buah riwayat serta disebutkan : "Innallaa `azza wa jalla yaqulu : Yabna adama akfnini awwala al-nahar bi'arba`i raka`at ukfika bihinna akhira yaumika" ("Sesungguhnya Allah `Azza Wa Jalla bicara : "Wahai anak Adam, cukuplah Bagi-Ku empat rakaat di awal hri, sehingga saya dapat mencukupimu di sore harimu").

6. Ampunan Dosa
"Siapa pula yg jalankan shalat dhuha dgn langgeng, bakal diampuni dosanya oleh Allah, sekalipun dosa itu banyaknya buih di lautan." (HR Tirmidzi)

Sekian yang kami dapat sampaikan tentang Tata Cara Shalat Dhuha dan Do'anya, begitu juga kami sajikan dalam berikutnya, keutamaan shalat dhuha berapa rakaat, dzikir setelah sholat dhuha, doa sholat dhuha mp3, bacaan sholat dhuha, rahasia sholat dhuha, waktu sholat dhuha, bacaan tasbih sholat dhuha yang benar, sholat dhuha berjamaah, sholat dhuha 12 rakaat dan masih banyak lagi yang lainnya seputar sholat sunat dan sholat wajib, semoga ada manfaatnya bagi kita semua.

Advertisement