Bacaan Dan Arti Dua Kalimah Syahadat Dalam Aqidah Islam

Advertisement
Advertisement
Bacaan Dan Arti Dua Kalimah Syahadat Dalam Aqidah Islam. Islam adalah merupakan satu-satunya agama yang haq dihadapan Alloh SWT, walau pun bermacam-macam agama yang ada di dunia ini, itu semuanya dihadapan Alloh SWT bathil ( Tidak benar). Maka oleh karena itu kita sebagai umat Islam harus merasa Syukur dan bangga  atas memeluknya agama Islam Ini, dan juga untuk menganut agama islam cukup gampang dengan mengikrarkan ( membacakan) dua kalimat Syahadat.

Syahadat adalah merupakan hal penting atas setiap Muslim, dua kalimat tersebut merupakan dasar tingkah laku setiap Muslim dalam menjalankan aktivitas sehari-hari baik dalam Ibadah ataupun Mu'amalah. Apapun yang dilakukan oleh Muslim harus mencerminkan dua kalimat sakral tersebut yaitu dalam rangka ketaatan terhadap Allah dan Rasulnya. Sehubungan dengan hal tersebut Allah mengutus nabi Muhammad SAW untuk menjadi pola dalam setiap amal yang dilakukan oleh Muslim, seperti firman Allah dalam Surat An-Nisa' : 41:

Jadi syahadat itu adalah merupakan kunci ( pembuka) untuk memsuki Agama Islam, misalnya ada orang kafir mau masuk Islam cukup dengan membacakan dua kalimat syahadat begitu juga bila mana umat islam sendiri melaksanakan hal-hal yang mengakibatkan kekufuran. Sedangkan untuk mejaga kehilapan dalam kekufuran kita sebagai umat Islam mengucapkan dua kalimat Syahadat cukup dalam melaksanakan Shalat utamanya shalat yang lima waktu.

Makna Syahadatain Dalam Aqidah Islam

Untuk itu Admin disini akan sedikit memberikan penjelasan Bacaan Dan Arti Dua Kalimah Syahadat Dalam Aqidah Islam secara jelas, karena masih banyak orang yang belum mengetahui tentang hal tersebut, nah mari kita perhatikan secara terperinci seperti dibawah ini:

1. Syahadat Tauhid.
Artinya menyaksikan ke-Esaan Allah subhanahu wa ta'ala.

2. Syahadat Rasul.
Artinya menyaksikan dan mengakui kerasulan Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam

PERTAMA: MAKNA SYAHADATAIN

[A]. Makna Syahadat  اَشْهَدُ اَنْ لاَ اِلهَ اِلاَّ اللهُ    "Asyhadu an laa ilaaha illalloh"

Artinya : Aku bersaksi bahwasanya tidak ada yang berhak disembah kecuali Allah. Dalam syahadat ini terdapat penafian (penolakan) sesembahan selain Allah dan penetapan bahwa sesembahan yang benar hanya Allah. Adalah sebuah kenyataan bahwasanya di dunia ini terdapat banyak sesembahan selain Allah. Ada orang yang menyembah kuburan, pohon, batu, jin, berhala, dan lain-lain. Akan tetapi semua sesembahan tersebut tidak berhak untuk disembah, yang berhak disembah hanya Allah.

Jadi makna kalimat ini secara ijmal (global) adalah, "Tidak ada sesembahan yang hak selain Allah". Khabar "Laa " harus ditaqdirkan "bi haqqi" (yang hak), tidak boleh ditaqdirkan dengan "maujud " (ada). Karena ini menyalahi kenyataan yang ada, sebab tuhan yang disembah selain Allah banyak sekali. Hal itu akan berarti bahwa menyembah tuhan-tuhan tersebut adalah ibadah pula untuk Allah. Ini Tentu kebatilan yang nyata.

Kalimat ,اَشْهَدُ اَنْ لاَ اِلهَ اِلاَّ اللهُ kalau ditafsirka menurut para mufasir memang itu mempunyai beberapa banyak penafsiran yang batil, antara lain:

[1]. "Laa ilaaha illallah"
diartikan:"Tidak ada sesembahan kecuali Allah",
Ini adalah batil, karena maknanya: Sesungguhnya setiap yang disembah, baik yang hak maupun yang batil, itu adalah Allah.

[2]. "Laa ilaaha illallah"
artinya:"Tidak ada pencipta selain Allah" .
Ini adalah sebagian dari arti kalimat tersebut. Akan tetapi bukan ini yang dimaksud, karena arti ini hanya mengakui tauhid rububiyah saja, dan itu belum cukup.

[3]. "Laa ilaaha illallah"
artinya:"Tidak ada hakim (penentu hukum) selain Allah.
Ini juga sebagian dari makna kalimat . Tapi bukan itu yang dimaksud, karena makna tersebut belum cukup

Hal seperti itu semua tafsiran yang telah di tafsirkan di atas adalah batil atau kurang.Maka kami jelaskan  di sini karena tafsir-tafsir itu ada dalam kitab-kitab yang banyak beredar. Sedangkan tafsir yang benar menurut salaf dan para muhaqqiq (ulama peneliti), tidak ada sesembahan yang haq selain Allah) seperti tersebut di atas, jadi harus pakai kata yang haq.

[B]. Makna Syahadat :وَ اَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا رَّسُوْلُ اللهِ   "Anna Muhammadan Rasulullah"

Artinya : "Aku bersaksi bahwasanya Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah Rasul Allah". Rasul adalah seseorang yang diberi wahyu oleh Allah berupa syari’at dan ia diperintahkan untuk mendakwahkan syari’at tersebut (Syarah Arba’in an Nawawiyah, Syaikh Al ‘Utsaimin).

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Demi Dzat yang jiwa Muhammad berada di tanganNya! Tidaklah mendengar kenabianku salah seorang dari umat ini, baik itu Yahudi atau pun Nasrani, lalu ia meninggal sementara ia tidak beriman dengan apa yang aku bawa, kecuali ia akan termasuk penduduk neraka” (HR. Muslim)

Itulah makna dari pada syahadat Rasul: Yaitu mengakui secara lahir batin bahwa beliau adalah hamba Allah dan RasulNya yang diutus kepada semua makhluq Alloh baik manusia jin dan lain sebagainya. Dan juga  mengamalkan konsekuensinya: menta'ati perintahnya, membenarkan ucapannya, menjauhi larangannya.

Jadi, dua kalimat syahadat ini selain diucapkan, harus dimengerti artinya dan dibenarkan dalam hati agar sah islamnya.Tapi kalau hanya diucapkan di lisan tentu semua orang bisa, namun belum tentu hatinya mengerti dan mempercayainya.

Syarat pertama dan utama bagi seseorang untuk disebut Muslim adalah, bahwa ia harus mengikrarkan dua kalimat syahadat di atas dengan penuh keikhlasan , kejujuran,dan kesadaran hati. Secara lahiriah, dengan mengucapkan dua kalimat syahadat, seseorang sudah dapat kita sebut sebagai Muslim.

Adapun bagaimana dengan hatinya,itu semua adalah urusan Allah Subhannahu Wa Ta'ala yang Maha Mengetahui yang lahir (yang tampak) maupun yang gaib (yang tak tampak)
Seseorang yang telah mengucapkan dua kalimat syahadat itu, berarti ia telah melakukan sumpah setia dihadapan Allah, bahwa hanya Dia sajalah yang haq disembahnya, dan bahwa Nabi Muhammad sajalah yang menjadi panutan hidupnya.

Itulah yang dapat Admin sampaikan mengenai Bacaan Dan Arti Dua Kalimah Syahadat Dalam Aqidah Islam begitu juga kami sajikan Syarat rukun dan pembatalan Syahadat, cara sholat tasbih, doa sholat tasbih, doa nisfu syaban, sholat tahajud, doa sholat dhuha, doa sholat istikharah dan masih banyk yang lainnya dalamartikel kami ini. semoga ada manfaatnya bagi kita semua.

Advertisement